Nonton Film War Horse (2011)

Nonton Film War Horse (2011)
 War Horse
(2011) on IMDb

Plot:
Seorang remaja bernama Albert sangat kagum melihat seekor kuda jantan yang baru saja dilahirkan. Kuda jantan itu memang sangat menarik karena tidak hanya terlihat kuat tetapi karena penampilannya yang unik yaitu tubuhnya berwarna coklat tetapi keempat kakinya pada bagian bawah berwarna putih sehingga seperti memakai kaos kaki dan di kepalanya juga ada tanda segitiga berwarna putih.



Albert sangat ingin memiliki kuda jantan itu dan ternyata keinginan Albert terkabul karena ketika kuda itu dewasa, ayah Albert membeli kuda itu seharga 30 poundsterling.

Ayah Albert dulunya adalah seorang tentara kavaleri (pasukan berkuda) tetapi terpaksa dipensiunkan sebelum waktunya karena kakinya menjadi cacat akibat terluka sewaktu berperang. Setelah pensiun dari tentara, ayah Albert bekerja sebagai petani.

Pada awalnya terjadi masalah karena ibu Albert tidak setuju dengan pembelian kuda itu karena kuda itu lebih mirip kuda untuk lomba pacuan daripada kuda pekerja. Keluarga Albert memang sedang dalam masalah besar karena mempunyai hutang yang cukup besar pada seorang pria bernama Lyons.

Ayah Albert berusaha membayar hutangnya dengan menanam lobak di ladangnya dan ayah Albert berjanji pada Lyons akan membayar hutang dari penjualan lobak itu setelah panen.



Albert yang sadar dengan masalah besar keluarganya berusaha membantu dengan melatih kuda yang baru saja dibeli dan diberi nama Joey itu membajak ladang.

Dengan susah payah Albert akhirnya berhasil melatih Joey menarik bajak sehingga ladangnya bisa ditanami bibit lobak. Selain itu, Albert juga bisa membuat siulan khusus yang bisa memanggil Joey dan yang lebih menggembirakan lagi, bibit lobak tumbuh menjadi lobak yang siap dipanen.


Tapi apa mau dikata, datang hujan badai yang menghancurkan semua tanaman lobak keluarga Albert sehingga ayah Albert terancam tidak bisa membayar hutangnya pada Lyons.

Terjadilah hal yang sangat menyakitkan bagi Albert karena untuk bisa membayar hutangnya, ayah Albert terpaksa menjual Joey pada pasukan kavaleri Inggris. Pada saat itu memang pecah perang antara Inggris melawan Jerman sehingga pasukan kavaleri Inggris butuh kuda-kuda untuk dijadikan kuda perang.



Mengetahui Joey akan dijadikan kuda perang, Albert menemui salah satu perwira kavaleri Inggris yaitu Kapten Nicholls dan mengajukan diri menjadi tentara kavaleri agar bisa menjaga Joey. Tapi sayang sekali, permohonan Joey itu ditolak karena Albert belum cukup umur untuk menjadi tentara.

Tetapi Kapten Nicholls berjanji pada Albert akan selalu menjaga Joey dengan cara menjadikan Joey sebagai kuda tunggangannya.



Setelah menjalani latihan menjadi kuda perang, Joey memulai tugasnya sebagai kuda perang dengan ditugaskan ke Prancis pada tahun 1914 untuk menyerang pasukan Jerman.

Sesuai dengan janjinya pada Albert, Kapten Nicholls menjadikan Joey sebagai kuda tunggangannya tapi sayang sekali pasukan Inggris hanya bersenjatakan pedang sedangkan pasukan Jerman bersenjatakan senapan mesin, akibatnya pasukan Inggris kalah.

Banyak tentara Inggris yang tewas tertembak senapan mesin Jerman termasuk Kapten Nicholls. Kuda-kuda pasukan Inggris juga banyak yang tewas tapi untung Joey tetap hidup tetapi menjadi milik pasukan Jerman.

Joey bisa lepas dari pasukan Jerman karena dibawa lari oleh 2 tentara Jerman yang lari dari perang atau desersi. Joey dan satu kuda bernama Topthorn dibawa pergi oleh 2 tentara Jerman yaitu Gunther dan kakaknya Michel.

Gunther dan Michel membawa lari Joey dan Topthorn kemudian menyembunyikannya di sebuah kincir angin milik penduduk Prancis.

Tapi sayang sekali, tempat persembunyian Gunther dan Michel akhirnya ketahuan pasukan Jerman. Kedua tentara kakak beradik yang desersi itu ditangkap dan dibawa pergi pasukan Jerman tapi untung saja Joey dan Topthorn ditinggalkan di Kincir angin.

Joey dan Topthorm ditemukan oleh anak perempuan pemilik kincir angin bernama Emilie dan dijadikan binatang peliharaannya.



Emilie yang hanya tinggal sendiri dengan kakeknya karena kedua orang tuanya sudah meninggal akibat serangan tentara Jerman memelihara Joey dan Topthorn dengan penuh kasih sayang. Tetapi tiba-tiba datang lagi pasukan Jerman yang merampas harta benda milik rakyat Prancis.

Emilie sudah berusaha menyembunyikan Joey dan Topthorn tetapi akhirnya ketahuan juga oleh pasukan Jerman sehingga Emilie terpaksa merelakan kedua kuda kesayangannya dirampas tentara Jerman.



Joey dan Topthorn kembali dipelihara oleh pasukan Jerman dan harus bekerja sangat berat yaitu menarik meriam raksasa ke puncak bukit.

Tapi untung saja Joey dan Topthorn bisa tetap bertahan hidup dan meriam-meriam raksasa juga berhasil ditarik ke atas bukit karena selain badan Joey memang kuat, Joey dan Topthorn dibawah peliharaan seorang tentara Jerman yang sangat sayang pada kudanya.

Empat tahun kemudian yaitu di tahun 1918, Joey dan Topthorn bersama pasukan Jerman diserang oleh pasukan Inggris. Pasukan Jerman yang memang sudah mulai kalah lari kocar-kacir meninggalkan kuda-kudanya. Joey terpaksa melarikan diri sendirian karena Topthorn mati kelelahan.

Luar biasa, Joey bisa lari diantara pasukan Inggris dan pasukan Jerman yang saling menembak dengan serunya tanpa tertembak.

Tetapi pelarian Joey terpaksa terhenti karena tersangkut pada kawat-kawat berduri.



Ketika tembak-menembak sudah selesai, Joey yang tergeletak tak berdaya karena tersangkut kawat berduri terlihat oleh pasukan Inggris dan pasukan Jerman yang berlindung di paritnya masing-masing.

Tentara Inggris dan tentara Jerman walaupun ingin menolong Joey tapi tidak ada yang berani keluar dari paritnya karena takut tertembak.

Para tentara Inggris dan tentara Jerman hanya berani mengeluarkan siulan yang diharapkan bisa memanggil Joey tapi Joey tentu saja tidak bisa dipanggil dengan siulan-siulan itu karena hanya siulan dari Albert yang bisa memanggilnya.

Sebenarnya pada saat itu ada Albert karena ia sudah menjadi tentara Inggris tapi sayang sekali, Albert tidak tahu telah bertemu dengan Joey karena matanya untuk sementara buta terkena gas beracun Jerman.



Sampai suatu ketika seorang tentara Inggris bernama Colin nekad keluar dari parit untuk menolong Joey  dengan membawa bendera putih dengan harapan tidak ditembak oleh tentara Jerman. Untung saja tentara-tentara Jerman tahu etika perang sehingga tidak menembak.

Tapi Colin tetap tidak bisa menolong Joey karena tidak membawa tang untuk memotong kawat berduri. Tak diduga, datang seorang tentara Jerman bernama Peter dengan membawa tang.

Colin dan Peter berhasil membebaskan Joey tapi terjadi perdebatan, siapa diantara mereka yang akan membawa Joey. Tapi untung pertentangan itu bisa diselesaikan dengan damai yaitu dengan undian melempar koin. Colin menang undian dan bisa membawa Joey ke paritnya.



Tetapi setelah ditangani seorang dokter, kaki Joey dinyatakan lukanya terlalu parah dan sulit untuk disembuhkan. Untuk mengakhiri penderitaan Joey, sang dokter menyuruh seorang sersan untuk menembak mati Joey.

Untung disaat yang genting itu, Albert walaupun dalam keadaan buta mendengar kabar ada seekor kuda masuk ke markas. Albert yang berfirasat bahwa kuda itu adalah Joey mengeluarkan siulan khasnya untuk memanggil Joey dan Joey masih mengenali siulan itu sehingga ia menghampiri Albert.



Lebih menggembirakan lagi, Albert bisa meyakinkan komandannya bahwa Joey adalah kuda yang dipeliharanya sejak kecil karena walaupun dalam keadaan mata yang diperban, Albert bisa menceritakan tanda istimewa di tubuh Joey yaitu keempat kakinya berwarna putih pada bagian bawah dan ada tanda segitiga putih di kepala Joey.

Karena sudah terbukti bahwa Joey adalah milik salah seorang tentara Inggris maka dokter dan para perawat akhirnya bersedia merawat Joey sampai sembuh.

Walaupun Albert dan Joey akhirnya sembuh dari luka-lukanya dan perang juga selesai untuk kemenangan Inggris tetapi mereka belum bisa bersatu kembali karena menurut peraturan, kuda-kuda perang yang tidak diperlukan lagi itu harus dilelang.

Para tentara teman Albert menunjukkan sikap setia kawan dengan mengumpulkan uang sebanyak 29 poundsterling untuk diberikan kepada Albert agar bisa membeli lagi Joey.

Pada awalnya dengan uang sebanyak 29 poundsterling, Albert kelihatannya bisa memenangkan lelang Joey tapi tiba-tiba muncul seorang laki-laki tua yang memenangkan lelang Joey karena ia berani membeli Joey dengan harga 100 poundsterling.

Laki-laki tua yang berhasil membeli Joey itu ternyata adalah Kakek Emilie tetapi Emilie sendiri sudah meninggal dunia. Ternyata Kakek Emilie mendengar kabar tentang lelang Joey si kuda hebat yang bisa selamat dari perang dengan ajaib maka Kakek Emilie rela berjalan kaki selama 3 hari dan menjual ladangnya agar bisa membeli Joey untuk mengenang Emilie.

Albert sudah memohon kepada Kakek Emilie untuk menyerahkan Joey tapi Kakek Emilie tetap tidak mau menyerahkan Joey karena Joey adalah sarana untuk mengenang Emilie yang telah tiada.

Kakek Emilie pergi untuk kembali ke Prancis dan Albert sudah pasrah dengan nasibnya tapi tiba-tiba Joey lari meninggalkan Kakek Emilie dan menghampiri Albert.

Akhirnya Kakek Emilie sadar bahwa Joey akan lebih bahagia bersama Albert dan sepertinya hal itulah yang diinginkan Emilie. Kakek Emilie akhirnya menyerahkan Joey kepada Albert dengan sukarela.

Setelah terpisah sekian tahun akhirnya Albert bisa bersatu lagi dengan Joey, kuda kesayangannya. Pada akhir film ditampilkan Albert dengan mengendarai Joey pulang ke ladangnya dan disambut kedua orangtuanya dengan sukacita.


Genre:
Drama, War

Pemain:
Jeremy Irvine, Emily Watson, David Thewlis, Peter Mullan, Niels Arestrup, Tom Hiddleston, Benedict Cumberbatch, Celine Buckens, Toby Kebbell, Patrick Kennedy, Leonard Carow, David Kross, Matt Milne, Robert Emms, Eddie Marsan

Subtitle:
English
Bahasa

Selamat menonton...(jangan lupa LIKE's nya ya guy's)

Note: Jika loading terus langsung saja klik tombol play.



0 komentar :

Posting Komentar